Tulang Bawang Barat – Sejumlah warga Tiyuh Kagungan Ratu dan Tiyuh Kagungan Ratu Agung mengaku resah dengan iring-iringan sepeda motor yang diduga berasal dari kelompok PSHT dan melintas di wilayah tersebut dengan menggunakan knalpot tidak standar atau yang dikenal sebagai knalpot brong.
Menurut keterangan warga, rombongan kendaraan itu melintas dari arah Tiyuh Kagungan Ratu Agung menuju Tiyuh Kagungan Ratu, kemudian bergerak ke arah Tugu Rato, Panaragan Jaya. Selain suara bising yang ditimbulkan, pengendara juga disebut melaju dengan kecepatan tinggi sehingga memicu kekhawatiran masyarakat.
Salah seorang warga Kagungan Ratu Agung berinisial DA mengungkapkan bahwa suara knalpot yang keras membuat banyak warga merasa tidak nyaman dan khawatir akan potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas.
> "Motor mereka brong-brong membuat warga resah. Maksud mereka itu apa? Kalau seperti itu justru mengundang keributan. Warga kami pada ketakutan. Mereka ngebut tidak karuan, bukan membuat masyarakat merasa aman, malah membuat resah," ujar DA kepada wartawan.
DA juga berharap aparat kepolisian dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut apabila ditemukan adanya pelanggaran aturan lalu lintas maupun penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
> "Kalau memang melanggar aturan, sebaiknya ditindak. Bila perlu pihak yang bertanggung jawab dipanggil untuk diberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang," tambahnya.
Keluhan warga ini menambah daftar panjang keresahan masyarakat terhadap penggunaan knalpot brong yang selama ini sering dikeluhkan karena menimbulkan kebisingan dan mengganggu ketertiban umum. Selain mengganggu kenyamanan, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis juga berpotensi melanggar ketentuan lalu lintas yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak yang disebut warga sebagai bagian dari rombongan tersebut. Wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai prinsip cover both sides.
Masyarakat berharap seluruh kelompok maupun komunitas yang melakukan kegiatan konvoi di jalan raya dapat menghormati pengguna jalan lainnya dengan mematuhi aturan lalu lintas, menghindari penggunaan knalpot bising, serta menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan yang dilalui.(Dwi.p/tim)
0 Komentar