Tulang Bawang Barat — Kebakaran melanda kebun tebu milik Enjang, warga Tiyuh Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Senin (17/8/2026) malam. Kebakaran tersebut diduga sengaja dilakukan oleh orang yang belum diketahui identitasnya.

‎Peristiwa itu terjadi selepas waktu magrib. Kobaran api sempat mengancam merambat ke perkebunan milik warga lainnya sehingga sejumlah pekerja dan warga berupaya melakukan pemadaman secara manual.

‎Awak media kemudian menelusuri kejadian tersebut dan mengonfirmasi salah seorang saksi yang juga merupakan karyawan Enjang, pemilik kebun tebu. Semar, yang akrab disapa demikian, mengungkapkan bahwa dirinya bersama tiga orang lainnya baru saja selesai memadamkan api.

‎"Itu tebunya Pak Enjang, kayaknya dibakar orang. Ini barusan pulang dari matiin apinya, soalnya takut merambat ke kebun orang lain. Iya, sementara yang madamin api kita orang empat, Mas. Kejadian kebakaran habis magrib, rencana tebu ini mau dipanen bulan 11, malah dibakar orang," ungkap Semar.

‎Menurutnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30–19.00 WIB. Ia menduga kebakaran tersebut bukan disebabkan faktor alam, melainkan ada unsur kesengajaan.

‎"Kejadian kebakaran habis magrib, sekitar jam setengah 7 atau jam 7. Orang yang ngebakar kayaknya memang sengaja. Luas kebun tebu seluas 2 hektare setengah," lanjutnya.

‎Kebakaran tersebut menjadi pukulan bagi pemilik kebun. Pasalnya, tanaman tebu yang terbakar direncanakan memasuki masa panen pada November mendatang. Api yang membakar tanaman sebelum waktunya berpotensi menimbulkan kerugian bagi pemilik lahan.

‎Warga dan pekerja pun harus bergerak cepat agar kobaran api tidak meluas ke lahan perkebunan di sekitarnya. Dengan peralatan seadanya, empat orang berupaya menjinakkan api hingga akhirnya kebakaran dapat dikendalikan.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Belum ada keterangan resmi dari petugas pemadam kebakaran (Damkar) maupun aparat kepolisian terkait penanganan dan penyelidikan peristiwa tersebut.

‎Pemilik kebun dan warga berharap kejadian itu segera mendapat perhatian dari pihak berwenang, terutama untuk memastikan penyebab kebakaran dan mengungkap dugaan adanya unsur kesengajaan.

‎Jika benar kebakaran tersebut dilakukan dengan sengaja, pengungkapan pelaku menjadi penting agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan tidak menimbulkan kerugian lebih besar bagi masyarakat.( Dwi.p /Anton)